Membuat blog WordPress Self Hosted (bagian 3)

Seperti janji saya di posting sebelumnya, kali ini saya akan bahas langkah-langkah instalasi WordPress. Kemarin saya sudah jelaskan bahwa Anda harus tahu Akun FTP Anda (Server, username dan password) dan ini yang akan digunakan pertama kalinya karena untuk upload, edit atau backup file-file di web hosting Anda dibutuhkan koneksi FTP.

Sebelum menginstal WordPress, terlebih dahulu Anda harus mengupload File WordPress ke web hosting Anda. Ukuran file ini sekitar 2,9MB dalam format zip. Anda bisa mendapatkannya di http://wordpress.org/latest.zip untuk versi terbaru.

Mungkin bagi pengguna ponsel, mengupload file 2,9MB adalah hal yang sulit, apalagi dengan koneksi yang tidak stabil. Tapi jangan khawatir karena ada alternatif lain yaitu Import via URL. Import via URL bisa dilakukan melalui layanan WapFTP seperti Wapftp.Mobi. Silahkan Anda akses http://wapftp.mobi dan login menggunakan akun FTP Anda.

  • FTP Server
  • , isi dengan server FTP sesuai dengan web hosting yang Anda gunakan.

  • Username, isi dengan Username ftp Anda
  • Password, isi dengan password FTP Anda, biasanya sama dengan password untuk masuk Panel.
  • Directory, isi dengan nama root/folder utama di hosting Anda seperti /public_html, /htdocs, /www atau semacamnya, tergantung hosting yang digunakan.
  • Untuk kolom-kolom yang lain, biarkan saja seperti itu.

Setelah masuk, pilih menu Import via URL di bagian bawah, setelah itu akan tampil beberapa kolom berisi teks <http://><filename> . Untuk http://, ganti dengan http://wordpress.org/latest.zip, filename ganti dengan wordpress.zip atau nama lainnya, yang penting diakhiri dengan ekstensi .zip. Contoh: <http://wordpress.org/latest.zip><wordpress.zip> . Anda cukup mengedit 1 kolom saja, yang lain biarkan seperti itu. Kemudian klik Import. Setelah itu akan ada pemberitahuan bahwa file telah berhasil diimport. Atau mungkin Anda perlu merefresh halaman sebelum file tersebut berhasil diimport. Biasanya ini terjadi saat server kurang bagus.

Langkah berikutnya adalah mengekstrak (unzip) file WordPress yang diimport tadi. Sebenarnya ini bisa dilakukan melalui WapFTP, tapi biasanya kurang optimal untuk mengekstrak file berukuran besar, jadi saya sarankan untuk ekstrak/unzip di FTP yang berbasis web
saja agar lebih sempurna. FTP berbasis web yang saya maksud adalah File Manager di cpanel web hosting Anda atau ‘Online File Manager’ jika web hosting Anda menggunakan Vista Panel. Jika web hosting Anda tidak memiliki File manager, gunakan saja Net2ftp.com atau 01ftp.com.

Cara ekstraknya adalah sebagai berikut:

  • Pastikan Anda sudah login di Ftp Client/File manager hosting Anda.
  • Masuk ke folder/root dimana file WordPress tadi tersimpan
  • Beri tanda pada checkbox disamping file WordPress yang akan diekstrak, biarkan loading dan skema warna pada file yang ditandai jadi abu-abu.
  • Klik Unzip pada pilihan di kanan atas, setelah itu klik tanda centang (gambar) yang berwarna hijau. Biarkan proses unzip (pengekstakan) berjalan. Lama atau tidaknya tergantung server/web hosting yang digunakan.

Saya sudah coba di byethost, eb2a.com, dan zoka.cc proses unzip WordPress lumayan cepat (hanya beberapa detik). Dan di freewebhostingarea waktu unzip sekitar 3menit.

File-file hasil ekstakan WordPress tadi tersimpan dalam folder /wordpress jadi jika diakses adalah seperti contoh: http://namablog.com/wordpress. Jika Anda ingin blog WordPress Anda jadi halaman utama, pindahkan semua file di folder WordPress ke root/folder utama. Caranya:

  • Buka folder /wordpress dengan mengklik nama foldernya
  • Tandai semua file dengan
    memilih All di atas checkbox.
  • Setelah semua file tertandai, pilih Copy atau Move pada pilihan kanan atas. Terserah mau pakai yang mana.
  • Di halaman berikutnya pilih target directory dengan memasukkan nama root/folder utama (/htdocs, /public_html, /www atau semacamnya) pada input/textbox paling atas. Jadi, jika tadinya /htdocs/wordpress edit jadi /htdocs saja.
  • Setelah itu klik tombol Set all targetdirectories kemudian klik tanda centang (gambar) berwarna hijau diatas. Biarkan proses pemindahan/pengkopian berjalan.

Tips: Untuk unzip file, copy/move di FTP client (net2ftp.com, 01ftp.com, dll) ataupun di File Manager bawaan hosting, sebaiknya gunakan Opera Mini 5.1 dengan setting protokol socket, jadi saat unzip, copy/move kita bisa tahu apakah prosesnya sudah selesai atau belum karena ikon loading di kiri atas akan terus berputar selama proses masih berjalan sedangkan di Opera Mini 4.2 loading akan terhenti (diam saja) saat proses berjalan (masalah ini terjadi jika server kurang bagus).

Jika langkah-langkah diatas sudah beres, lanjutkan ke instalasi WordPress. Akses domain/alamat situs Anda, misalnya http://namablog.com, Anda akan diminta membuat file konfiguras, klik saja Create Configuration File dibagian bawah. Di halaman berikutnya klik Let’s go! kemudian Anda akan diminta memasukkan detail Database Anda,

  • Database Name, isi dengan nama MySQL Database yang telah Anda buat.
  • User Name, isi dengan username MySQL Anda
  • Password, isi dengan Password MySQL Anda
  • Table Prefix, silahkan edit atau biarkan saja seperti itu.
  • Klik Submit

Tidak semua server web hosting dapat membuat file konfigurasi otomatis (seperti di freewebhostingarea, 000webhost). Jika file konfigurasi belum berhasil dibuat, Anda akan diminta untuk membuatnya secara manual. Caranya, copy script/kode dalam teks area yang disediakan. Login ke FTP cliet/File manager hosting Anda, Buat file baru (New File) dengan nama wp-config.php dan masukkan script/kode tadi kedalamnya dan simpan. Jika sudah klik Run The Install. Berikutnya masukkan data-data (detail) untuk blog Anda:

  • Site Title, isi dengan judul blog yang ingin Anda gunakan.
  • username, isi dengan username yang ingin Anda gunakan untuk login ke Dashboard.
  • Password, Twice, isi dengan password yang ingin Anda gunakan untuk login ke Dashboard.
  • Your Email, isi dengan alamat email Anda.
  • Pada Allow my site to appear search engines like Google and Technorati, beri tanda agar blog Anda dapat diindex mesin pencari seperti Google, Technorati dll.
  • Klik Install WordPress, jika berhasil akan ada notifikasi Success, WordPress has been installed… dan selanjutnya Anda dapat login ke Dashborad. Anda dapat mengkses dashboard blog Anda melalui alamat: contoh http://namablog.com/wp-admin

Proses instal WordPress sudah selesai. Sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog WordPress Self Hosted :D . Selanjutnya Anda bisa pasang plugin, ganti tema, edit permalink dan lain-lain. Mungkin akan saya share di lain kesempatan. Selamat mencoba!


Seorang Blogger Kampung yang mengelola blog melalui Ponsel.

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

23 Komentar untuk “Membuat blog WordPress Self Hosted (bagian 3)”

  1. mezo mengatakan:

    :) master hasan rajin ngepost nech… lanjutin kang……

  2. Rizky mengatakan:

    Mataku kriting kang, set tak tulis biar lgsg praktek. Met taon baru

  3. Bujen mengatakan:

    Nyimak.. Tetep gk nyambung.. :-D . Met tahun baru kang :-D

  4. Rizky mengatakan:

    Pegel juga nulis apalagi kang hasan…wkwkwk. Langsung pancal aja kang q kan dah dunlud wp.zip update,trs klo mo lsg upload masuknya kemana.thx

  5. Moblogger Indonesia mengatakan:

    mezo, kalo smpt aja, bujen, tar jg nyambung sndri, rizky, upload ke /htdocs

  6. trik gratis telkomsel mengatakan:

    dulu sebelum pindah ke host berbayar saya juga sempat menjajal byethost,,byethost cukup bagus tapi ingat sering2 untuk membuat backup ..sebab banyak kejadian akun disuspend karena bandwith…
    Host berbayar jugaa tidak aman2 banget..tar bila gak mampu bayar kan bisa di suspend juga.. He he,ya solusinya hidupkan aja blog mirror.
    Ak pilih blogspot karena suport js .

  7. ADETRUNA mengatakan:

    emangnya space 5gb kurang ya?

  8. Moblogger Indonesia mengatakan:

    @mansuka, memang beresiko pke hosting gratis. pnyaku yg zoka.cc br 2mggu dah disuspend. ya, boleh jg tipsnya, hidupin blog miror… @ADETRUNA, 5GB sih cukup, bandwithnya cm 200gb :D . Mysql cm 50mb, pnyaku br 2bulan aja mysqlnya dah kepake 9MB

  9. Rizky mengatakan:

    Hampir nyerah nih dari pagi upload lom kelar2…

  10. Moblogger Indonesia mengatakan:

    Rizky, upload memang butuh kesabaran… kalo aku sih milih import aja, plg gak nyampe 1menit :D

  11. Rizky mengatakan:

    Dah q cba dua2nya,upload file wp yg dh ku dunlud pas kelar ku cari ga ada di root,lewat wapftp mentok tu yg di suruh reflash pa apa tuh,solusinya gimana kang

  12. Moblogger Indonesia mengatakan:

    Masa’ gak ada? kalo upload/import di root /htdocs seharusnya ada. Kecuali kalo uploadnya di / (luar htdocs) filenya ga bakalan ada :D

  13. Leo mengatakan:

    opera 4.2 test 15nya mana kang.?

  14. Moblogger Indonesia mengatakan:

    Nambah buat Rizky, import lewat wap ftp, pas suruh refresh tp tetep di halama itu saja, sbnrnya filenya sudah kesimpen, cb buka root di online file manager. @LEO, Emg sudah update lg ya? aq blm dpt info+lg mls ngepost, tungguin aja

  15. Aris mengatakan:

    Terimakasih sudah buat tutorial wp.org sampai 3partnya akhirnya saya mengerti. Saya juga sudah buat wp.org sob, masih ingat sama saya he…he…

  16. N@n@ng mengatakan:

    Saya harus banyak belajar nih kayanya. salam kenal, boleh tukar link?

  17. Abby Airlangga mengatakan:

    Wah, sangat membantu sekali. Inilah artikel saya butuhkan ! Terima Kasih !

  18. angga_end mengatakan:

    haduh, ternyata ribet jg ya… btuh ksabaran. apalagi bagi nubie bgt sperti saya ini. :D

  19. Moblogger Indonesia mengatakan:

    mgkin posting sy yg susah dipahami mas, nanti kalo ada wktu sy buatkan yg ringkas saja

  20. Singo Jembrak mengatakan:

    Gan aku mau minta tolong, ni lg belajar wordpress self hosted, aku pakai layanan hosting gratis di byethot’ keluhanya aku ga bisa instal domainku sebab pada menu iVista – Easy Script Installation di byethost ga bisa di akses, ada cara lain ga?, sebelumnya matur sembahnuwun

  21. bebeck mengatakan:

    om… cara bikin website kayak gini gimana ya,,,>/????
    ajarin dong om….????

  22. farrel mengatakan:

    mas… file sudah saya unzip seperti yang mas katakan, tapi setelah saya unzip yang muncul “Unable to extract the files and directories from the archive”, setelah saya back masih dalam bentuk zip. Gimana mas jalan keluarnya…..? trimakasih.

  23. wahyu willforgiveall mengatakan:

    wah terimakasih mau berbagi infonya gan… Saya ingin sekali membuat seperti blog anda ini dengan design berbeda tentunya. Saya akan menyumbang klik iklan gan…

Tulis Komentar

© 2012 mobitricks.info. Hak cipta dilindungi. Admin situs · RSS Entri · RSS Komentar
Didukung oleh WordPress · Tema oleh ThemeJunkie